<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="855">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI NY. D DENGAN DIAGNOSA MEDIS ASFIKSIA NEONATORUM DI RUANG NICU RSUD Dr. SOEROTO  NGAWI DENGAN LAYANAN HOME CARE]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SEVIA NUR CAHYANTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Akper Pemkab Ngawi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi D III Keperawatan]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2026]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[continuing]]></issuance>
<frequency><![CDATA[Annualy]]></frequency>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar belakang : Asfiksia neonatorum merupakan keadaan dimana bayi baru lahir mengalami gagal nafas spontan sesaat setelah dilahirkan. Asfiksia masih menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir. Penyebab salah satunya yaitu karena mengalami bersihan jalan nafas tidak efektif akibat terdapat meconium yang tertelan oleh bayi. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama perawatan dirumah sakit dan dilanjutkan dengan kunjungan homecare Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan responden satu orang yaitu Bayi Ny. D yang telah memenuhi kriteria. Data yang di peroleh dengan cara wawancara, pemeriksaan fisik, observasi langsung dan dari rekam medis lain. Hasil : Asuhan keperawatan didapatkan bati Ny.D mengalami asfiksia sedang dengan Apgar Scor 4-5-6, ku lemah, pernafasan cuping hidung, terdapat retraksi dinding dada, terdengar suara nafas tambahan ronchi, sianosis pada bibir. Dari analisa data di temukan 4 masalah keperawatan dengan prioritas diagnosa bersihan jalan nafas berhubungan dengan hipersekresi jalan nafas, pola napas tidak efektif, defisit nutrisi. Perencanaan asuhan keperawatan yang dirumuskan pada bayi Ny. D dibuat berdasarkan diagnosa yang muncul. Tindakan keperawatan pada bayi Ny. D mengikuti perencanaan yang telah dibuat dalam intervensi keperawatan disesuaikan dengan kondisi pasien. Kesimpulan: Asuhan Keperawatan pada bayi Ny. D dengan diagnosa medis Asfiksia Neonatorum berhasil dilakukan pada tanggal 3 Februari sampai dengan 6 Februari 2026 dengan keadaan bayi sehat di ruang NICU RSUD Dr. Soeroto Ngawi.

Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Asfiksia Neonatorum, HomeCare</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[ASFIKSIA NEONATORUM]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[618.2]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20260626]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[AKADEMI KEPERAWATAN PEMKAB NGAWI Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[618.2 CAH A]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[23934]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan Akper Ngawi]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[618.2 CAH A]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[855]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-10 10:03:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-10 10:03:26]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>