<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="848">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI NY. A DENGAN DIAGNOSA MEDIS BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DISMATUR DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr.SOEROTO NGAWI                               DENGAN LAYANAN HOMECARE]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUSTIKA DWI RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Akper Pemkab Ngawi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi D III Keperawatan]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2026]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[continuing]]></issuance>
<frequency><![CDATA[Annualy]]></frequency>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dismatur merupakan bayi dengan berat lahir kurang dari 2.500 gram dan berat badan tidak sesuai dengan usia kehamilan ibu karena adanya akibat gangguan pertumbuhan intrauterin. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan nutrisi, hipotermia, dan infeksi sehingga bayi yang mengalami gangguan tersebut memerlukan asuhan keperawatan yang komprehens Tujuan: Menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada bayi dengan BBLR dismatur di Ruang Perinatologi RSUD dr. Soeroto Ngawi. Metode: Penelitian
Menggunakan desain studi kasus pada satu responden yaitu pada By. Ny.A. Pengumpulan data dilakukan dengan cara anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan kolaborasi dengan tim kesehatan. Proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Hasil: Ditemukan tiga diagnosis keperawatan, yaitu defisitnutrisi, hipotermia, dan risikoinfeksi. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama3×24jam, masalah hipotermia berhasil teratasi dengan suhu tubuh meningkat menjadi36,7°C, sedangkan defisitnutrisi belum teratasi karena berat badan bayi belum mengalami peningkatan risiko infeksi teratasi sebagian. Kesimpulan: Penerapan proses keperawatan secara komprehensif mampu memperbaiki kondisi bayi BBLR dismatur, terutama dalam mengatasi hipotermia. Pemantauan nutrisi dan edukasi kepada keluarga perlu dilanjutkan untuk mendukung peningkatan berat badan dan mencegah komplikasi.
KataKunci:AsuhanKeperawatan,BBLRDismatur</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[BBLR DISMATUR]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[618.2]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20260702]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[AKADEMI KEPERAWATAN PEMKAB NGAWI Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[618.2 RAH A]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[23928]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan Akper Ngawi]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[618.2 RAH A]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[848]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-09 09:20:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-09 09:20:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>