<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="832">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI Ny. R DENGAN DIAGNOSIS MEDIS IKTERUS NEONATORUM DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr. SOEROTO  NGAWI DENGAN LAYANAN HOME CARE]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FENNY FEBRIANTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Akper Pemkab Ngawi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi D III Keperawatan]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2026]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[continuing]]></issuance>
<frequency><![CDATA[Annualy]]></frequency>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Ikterus neonatorum merupakan kondisi meningkatnya kadar bilirubin dalam darah yang menyebabkan kulit dan sklera bayi tampak kuning. Kondisi ini sering terjadi pada bayi baru lahir akibat fungsi hati yang belum matang dalam memetabolisme bilirubin. Jika tidak ditangani dengan tepat, ikterus neonatorum dapat menimbulkan komplikasi serius seperti kernikterus, gangguan neurologis, hingga kematian. Oleh karena itu, diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk membantu menurunkan kadar bilirubin dan mencegah komplikasi. Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan pada bayi dengan diagnosis medis ikterus neonatorum di ruang perinatologi RSUD Dr. Soeroto Ngawi dengan layanan home care. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan bayi mengalami kulit dan sklera kuning, peningkatan kadar bilirubin, serta mendapatkan terapi fototerapi. Diagnosa keperawatan yang ditemukan yaitu ikterik neonatus, gangguan integritas kulit, risiko defisit nutrisi, dan risiko hipovolemia. Intervensi yang dilakukan meliputi monitoring tanda vital, pemantauan kadar bilirubin, perawatan selama fototerapi, pemenuhan kebutuhan nutrisi dan cairan, serta edukasi kepada keluarga mengenai perawatan bayi di rumah. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, kondisi bayi menunjukkan perbaikan berupa penurunan derajat ikterus, integritas kulit meningkat, kebutuhan nutrisi terpenuhi, dan status cairan membaik. Kesimpulan: Asuhan keperawatan pada bayi dengan ikterus neonatorum yang dilakukan secara komprehensif dan berkesinambungan, baik di rumah sakit maupun melalui layanan home care, efektif dalam membantu menurunkan kadar bilirubin, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kondisi kesehatan bayi.


Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Bayi, Ikterus Neonatorum, Home care</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[IKTERUS NEONATORUM]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[618.2]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20260630]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[AKADEMI KEPERAWATAN PEMKAB NGAWI Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[618.2 FEB A]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[23916]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan Akper Ngawi]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[618.2 FEB A]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[832]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-07 09:27:19]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-07 09:27:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>