<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="724">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI IKTERUS  DI RSUD DR SOEROTO NGAWI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DIMAS ADITYA LAVEGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Akper Pemkab Ngawi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi D III Keperawatan]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[continuing]]></issuance>
<frequency><![CDATA[Annualy]]></frequency>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Ikterus neonatorum adalah kondisi klinis yang sering terjadi pada bayi baru lahir yang ditandai dengan perubahan warna kuning pada kulit dan sklera akibat akumulasi bilirubin tak terkonjugasi yang berlebihan. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kernikterus dan ensefalopati bilirubin jika tidak ditangani secara tepat. Tujuan; Penelitian ini untuk melakukan asuhan keperawatan pada bayi dengan diagnosa medis ikterus neonatorum di ruang NICU RSUD dr. Soeroto Ngawi. Metode penelitian: yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: asuhan keperawatan menunjukkan adanya beberapa masalah keperawatan seperti risiko gangguan integritas kulit, hipertermi, dan hipovolemia yang berkaitan dengan terapi fototerapi. Intervensi keperawatan yang diberikan difokuskan pada pemantauan kondisi kulit, suhu tubuh, dan status hidrasi bayi. Evaluasi dilakukan selama 3x24 jam menunjukkan adanya perbaikan kondisi bayi, seperti penurunan warna kuning pada kulit dan stabilisasi tanda vital. Kesimpulan: dari studi kasus ini adalah bahwa intervensi keperawatan yang tepat dan terarah dapat membantu mengatasi komplikasi yang timbul akibat ikterus neonatorum dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan neonatus.

Kata kunci : Asuhan keperawatan, Ikterus Neonatorum.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[IKTERUS NEONATORUM]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20250704]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[AKADEMI KEPERAWATAN PEMKAB NGAWI Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[618.2 LAV A]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[22818]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan Akper Ngawi]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[618.2 LAV A]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[724]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-02 10:09:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-02 10:09:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>